Mengenai Saya

Foto saya
Pekanbaru, Riau, Indonesia
-Contact Person- Phone : 082133780708 - Whatsapp : 082133780708 - Email : wnarbi@gmail.com -

Senin, 24 Februari 2014

:: Teori Bikin Pusing ::

Banyak membaca,cari referensi sana sini,bikin pusing jg ya... Sudah cukup berteori , jd tmbah pusing... Gak usah pusing2 amat deh,pak amat aja kagak pusing... Yg penting sekarang punya senjata baru buat riset,dan bantu bantuin riset agan2 .... Hehehee..

Sabtu, 19 Februari 2011

.:BELAJAR:.

blog ini hanyalah sebuah catatan,dan untk belajar memahami mesin....isi diambil dari beberapa sumber...penting iso gawe pinter...........
Titik2 aman bikin motor kenceng

1. Dekatkan piston anda ke head dg jarak 0.6 - 1mm

2. honda n suzuki bikin kompresi jd 11-13, yamaha 11-14 tergantung bbm

3. Pake kalkulator klep untuk mencari ukuran klep n tinggi angkatan klep / cam

4. Bikin port in 80-83% dia klep (jangan lebih), ex 90-98%

5. Bikin cam dg timing 1mm in 25\45 ex 40\25 tinggi overlap 2.2-2.5 dan yg penting pd titik 80drj setlah TMA, klep in sudah mencapai bukaan ideal, ex di titik 65 ses TMB

6. Karbu 90% klep in, knalpot 110% klep ex

Rumus tinggi max lift


Rumus tinggi ideal angkatan cam



((r x r)/d)x1.25

r = jari2 klep in
d = diameter klep in

Lift diatas adl lift aktif alias tinggi angkatan klep sebenarnya

Jd max lift cam buat klep 23 jelas beda sama yg buat klep 31




contoh:


berikut speknya

timing in 0,1mm 42AB52
timing in 1 mm 26AB53 (durasi 259)
Lift max nya 9.2mm
overlap at TMA 2.5mm

tidak ada yg istimewa dari spek diatas
tapi yg paling susah dibuatnya adalah ini

Top Lift 68 - 120 drjt

yg artinya :
Top Lift 9,2 mm dicapai saat posisi piston 68 derajat setelah TMA s/d posisi 120 derajat setelah TMA (bertahan 50 drjt)

dengan spek seperti diatas (walaupun tanpa LSA) hanya ada satu model cam yg bisa dibuat, berikut gambarnya

Spoiler for neozen cam:


garis merah adalah batas lobe cam std original titan
sedangkan bidang berwarna hitam adalah area yg ditambah ketebalan besinya (tambah daging)


Jika ingin membuat cam model begini dengan cara memapas dari cam ori hrs extra hati2, karena paling tidak harus memapas pantat cam sebanyak 3mm (pinggangnya berkurang 6mm), di cam suzuki hal tersebut masih mungkin (23-6= 17mm) tapi kalau di yamaha sepertinya terlalu riskan karena pinggang cam nya jadi cuma 15mm (21-6= 15mm)


Grafik cam

grafik cam mio std ori, timing n lift

Spoiler for cam mio:



Gambar diatas adl grafik 3 cam mio std, angka di kolom paling kiri adl lift klep
Baris paling atas adl derajat krukas, A=TMA, B=TMB
cam mio type V lebih enak drpd cam type D walau timing n lift sama

Kalau dilihat n dibandingkan secara langsung maka tdk ada perbedaan sama sekali tp setelah di dial barulah terlihat bedanya
 

bikin kubah head itu bentuknya bukan sembarangan, tapi harus menghitung berbagai parameter yg akan menunjang kemampuan head untuk menghasilkan pembakaran yg bersih dan cepat.

berikut beberapa parameter yg seharusnya diperhitungkan

kubah mesin std biasanya bentuknya bulat karena ukuran klep in n ex nya kecil2, sehingga memungkinkan untuk membentuk kubah yg bulat sekaligus memiliki ukuran yg ideal.

Tapi untuk head yg sudah mengaplikasikan klep besar sedangkan cc nya tetap atau hanya naik kecil seperti motor2 roadrace,

terjadi konflik antara bobot piston, flow, ukuran cc kubah head, dan besar klep.
Karena hal tersebut di buatlah head dengan bentuk kubah yg gak melulu bulat tapi menyesuaikan parameter2 yg dsb di atas.

berikut foto head suzuki MP3

Parameter jarak busi ke bibir kubah head;yg ideal adalah,
bibir terluar kubah head tidak boleh memiliki jarak lebih jauh dari jarak busi ke bag terluar sitting klep in.

jarak dari busi ke bag terluar sitting klep in adalah 34mm :


Spoiler for head dome:



Jarak dari busi ke sisi seberang busi hanya 33mm, jika kubahnya bulat maka bag ini jaraknya pasti lebih jauh dari 36mm

Spoiler for head dome :


kenapa harus begitu?

Karena idealnya pembakaran itu terjadi cepat n bersih sehingga tidak terjadi pocket combustion atau hot spot,
jika ada kantung gas yg terlambat terbakar maka waktu pengapian jadi kacau dan timbulah daerah hot spot atau titik panas yg menyebabkan detonasi. Pocket combustion juga menyebabkan kehilangan tenaga karena pembakaran terjadi sesudah/ sebelum derajat efektif piston.




parameter yg juga sering terlewatkan adalah area disekitar klep, kadang tidak dihitung dan dibuat dengan benar sehingga terjadi hambatan di daerah curtain klep.

berikut fotonya

Spoiler for Curtain Wall:


foto di atas memperlihatkan bahwa pada saat klep mengangkat 5mm (kawat bulat di foto atas berdiameter 5mm) sisi klep ke dinding kubah head juga di buat sudut sehingga mampu mengakomodasi aliran udara sebesar 5mm (area ini kita sebut sisi kiri)

Benar bahwa di sisi satunya/ sisi kanan kubah head tidak membulat dan menyebabkan tidak tersedianya area seluas 5mm untuk aliran gas; hal ini otomatis malah membuat gas mengalir lebih cepat di sisi kanan.
Ketidak seimbangan kecepatan aliran gas antara sisi kiri dan sisi kanan ternyata menciptakan efek berputar atau swirl. Semakin tinggi indeks swirl maka semakin baik untuk pembakaran yg cepat n bersih.

Yg salah adalah jika terdapat lebih dari satu sisi sempit , hal tsb tdk membuat swirl tapi malah turbulence yg bisa menyebabkan penurunan kecepatan gas bakar dan tentu saja menurunkan indeks swirl.


Resurrection

Berikut adalah parameter yg juga sering terlewatkan,Overlap



Spoiler for overlap:


Yg biasanya dihitung adalah jarak antara sitting klep in dan ex padahal yg ideal adalah jarak antara klep in dan ex pada saat overlap, jadi memang benar jika ingin ideal maka sudut klep juga dipengaruhi tinggi overlap cam.

Di foto ini terlihat jarak antara klep in dan ex pada saat overlap sangat dekat atau sekitar 0,5mm,
jarak yg dekat ini membuat proses bilas terjadi efektif walaupun tinggi angkatan klep pd saat overlap hanya 3mm.

Tinggi angkatan klep yg tidak terlalu tinggi pd saat overlap mengurangi resiko hilangnya tekanan kompresi pada saat rpm rendah. Yg otomatis membantu tarikan mesin sebelum mencapai rpm ideal
 


Resurrection

Hal2 yg lain:


Spoiler for intake port:


Spoiler for exhaust port:


bosh klep di head ini sudah dipapas habis baik untuk intake atau exhaust port, tujuannya adalah mengurangi area gesekan yg menghambat kecepatan gas bakar.



mengukur ukuran kubah/ cc head


Spoiler for clay dome:


lilin mainan anak2; bisa dipakai untuk mengukur ukuran kubah dan juga dari hasil cetakan di lilin mainan ini bisa mendesain bentuk piston dan berapa tinggi crown pistonnya

Senin, 14 Februari 2011

.:SPEAK HONDA BEAT:.


SPESIFIKASI :
       
Panjang X lebar X tinggi : 1.859 x 676 x 1.053 mm
  Jarak sumbu roda : 1.240 mm
  Jarak terendah ke tanah : 156 mm
  Berat kosong : 89,3 kg
  Tipe rangka : Tulang Punggung
  Tipe suspensi depan : Teleskopik
  Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan sokbreker tunggal
  Ukuran ban depan : 80/90 – 14 M/C 40P
  Ukuran ban belakang : 90/90 – 14 M/C 46P
  Rem depan : Tipe cakram hidrolik dengan piston ganda
  Rem belakang : Tromol
  Kapasitas tangki bahan bakar : 3,5 liter
  Tipe mesin : 4 Langkah, SOHC
  Diameter x langkah : 50,0 mm x 55,0 mm
  Volume langkah : 108 cc
  Perbandingan kompresi : 9,2 : 1
  Daya maksimum : 8,22 PS / 8.000 rpm
  Torsi maksimum : 0,85 kgf.m / 5.500 rpm
  Kapasitas minyak pelumas mesin : 0,7 liter pada penggantian periodik
  Gigi transmsi : Otomatis, V-Matic
  Starter : Electric starter & kick starter
  Aki : MF battery, 12 V - 3,5 Ah
  Busi : ND U 24 EPR9, NGK CPR8 EA-9
  Sistem pengapian : DC - CDI, baterai
  Sistem pendingin : pendinginan dengan kipas
  Karburator : VK22 x 1